Mahasiswa STIKOM InterStudi Melaju ke Final Ajang Lomba Film Pendek Asian Games 2018

Mahasiswa STIKOM InterStudi Melaju ke Final

Ajang Lomba Film Pendek Asian Games 2018

 

5  Mahasiswa Stikom InterStudi melaju ke babak final dalam lomba Vignet Competition (film pendek) Asian Games 2018, sebuah ajang kreatifitas mahasiswa yang dilombakan bagi mahasiswa untuk membuat video iklan promosi seputar Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Stikom InterStudi sendiri mengirimkan  dua tim, yang beranggotakan 2 dan 3 mahasiswa, keduanya melaju ke bapak final, scala production dan river. Kelima mahasiswa yang mewakili Stikom InterStudi yaitu Cemara Drearsita, Nadana Nadila, Sahira Zahira, Arianto  dan wahyu, semuanya merupakan mahasiwa angkatan 2015 dan 2016, jurusan Broadcast.

Setidaknya dua tim InterStudi mampu melewati 4 tahap seleksi. Mulai dari pengiriman ide yang telah berlangsung sejak Februari 2018, mempresentasikan konsep lebih rinci, pelaksanaan shooting, hingga editing video dengan bimbingan panitia.

Dari 4 tema yang dilombakan  pihak panitia, 5 mahasiswa Stikom InterStudi yang tergabung dalam 2 tim, mengirimkan video dengan tema, Preparing For Triumph dan Unity Difersity.

Sebelum melaju ke final, Mahasiswa Stikom InterStudi ini mengalahkan peserta lain dari sejumlah perguruan tinggi seluruh Indonesia.Dari 12 tim yang terpilih, nantinya hanya satu tim yang mendapat hadiah untuk berangkat ke London, Inggris sebagai hadiah utamanya. Pengumuman pemenang lomba (vignette Competition) dilakukan pada tanggal 12 Mei 2018 di Jakarta Convention Center.Sejumlah  Perguruan Tinggi, terdiri atas 12 tim perwakilan kampus  mengikuti ajang vignet competition, diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Pajajaran, Universitas Sriwijaya, Stikom InterStudi,  Universitas Moestopo, Unikom Bandung, Universitas Multi Media Nusantara, Universitas Bina darma Palembang, Bina Nusantara dan LSPR.

Ketua Kosentrasi Penyiaran Stikom InterStudi, Suhendra Atmaja mengapresiasi kegiatan mahasiswa diluar kampus yang bisa mengharumkan nama kampus dan karyanya berhasil diakui oleh panitia dalam sebuah ajang seperti Asian Games. “Momentum ini bisa dijadikan motivasi bagi mahasiswa agar dapat menghasilkan karya lain diajang yang berbeda,” katanya.

Salah satu mahasiswa yang juga peserta lomba, Cemara Drearsita mengaku

cukup bangga bisa terlibat dalam ajang unjuk kebolehan membuat video Asian Games 2018 ini. “Pengalaman yang tak terlupakan karena dapat ajang ini bisa jadi implementasi kegiatan, setelah mendapatkan kuliah secara teori dan praktek di kampus, “ ujarnya bersemangat. 

Selain menggelar kompetisi film pendek (vignette Competition), International Games Broadcast Services (IGBS) juga membuka program magang bagi para mahasiswa Indonesia. 

Hajatan Asian Games 2018, kali ini, melibatkan mahasiswa untuk menangani siaran langsungnya. Program ini kerja sama dengan International Games Broadcast Services (IGBS), yang menangani siaran langsung 38 pertandingan Asian Games 2018.

 

Program Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar